Siapa yang tidak kenal Raditya Dika? Namanya sudah melekat erat di telinga generasi millennial dan Gen Z Indonesia sebagai salah satu kreator konten paling multitalenta yang pernah ada.
Dari blog sederhana di awal 2000-an, ia berhasil membangun kerajaan hiburannya sendiri — mencakup buku bestseller, film box office, stand-up comedy, hingga konten YouTube yang ditonton jutaan orang.
Artikel ini membahas profil Raditya Dika secara lengkap: mulai dari biodatanya, kisah perjalanan kariernya yang luar biasa, hingga daftar karya dan penghargaan yang telah ia raih.
Biodata Raditya Dika
Sebelum menyelami perjalanan hidupnya, berikut biodata lengkap Raditya Dika:
Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Raditya Dika lahir dan besar di Jakarta dari keluarga yang cukup berpengaruh di dunia politik. Ayahnya, Joeslin Nasution, merupakan politisi senior yang pernah menjabat sebagai anggota MPR/DPR pada periode 1997–1999 dan 2004–2009. Sementara itu, sang ibu, Etty Purnamawati, berprofesi sebagai dosen.
Menariknya, meski lahir dari keluarga berlatar belakang politik, Raditya Dika justru memilih jalannya sendiri. Ia sempat menempuh pendidikan di jurusan Ilmu Politik Universitas Indonesia, namun akhirnya menemukan passion-nya di dunia literasi dan hiburan.
Pada 5 Mei 2018, Raditya Dika menikahi Anissa Aziza. Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua orang anak bernama Alinea Ava Nasution dan Aksara Asa Nasution.
Perjalanan Karier Raditya Dika
Dari Blog ke Buku: Awal Segalanya
Raditya Dika memulai segalanya dari hal yang sederhana — sebuah blog pribadi. Tulisan-tulisannya yang jenaka dan jujur langsung mendapat respons luar biasa dari pembaca internet Indonesia. Konsistensinya dalam berkarya mengantarkannya meraih Indonesian Blog Award dan The Online Inspiring Award 2009, dua penghargaan bergengsi di dunia blogging Indonesia kala itu.
Pengakuan inilah yang menjadi pintu masuknya ke dunia penerbitan. Tulisan-tulisannya mulai dibukukan oleh Gagasmedia — meski sebelumnya sempat ditolak oleh sejumlah penerbit. Raditya Dika dikenal dengan gaya penulisan yang sangat khas: selalu menggunakan nama hewan dalam judul-judul bukunya sebagai selling point yang unik dan mudah diingat.
Dari Buku ke Layar Lebar
Kesuksesan di dunia literasi membuka jalan bagi Raditya Dika untuk merambah industri perfilman. Buku pertamanya, Kambing Jantan, diadaptasi menjadi film pada 2009 — menjadi tonggak awal kiprahnya di dunia sinema. Sejak saat itu, hampir semua karya bukunya diadaptasi ke layar lebar, dengan Raditya Dika tidak hanya berperan sebagai penulis skenario tetapi juga sutradara dan aktor utama.
Mempopulerkan Stand-Up Comedy di Indonesia
Salah satu kontribusi terbesar Raditya Dika bagi industri hiburan Indonesia adalah perannya dalam mempopulerkan stand-up comedy. Sebagai komika senior, ia menjadi salah satu pionir yang memperkenalkan format komedi tunggal ini kepada penonton Indonesia, serta menjadi juri dan pembawa acara di ajang bergengsi Stand Up Comedy Indonesia di Kompas TV.
Konten Kreator Digital
Di era digital, Raditya Dika berhasil beradaptasi dengan sangat baik. Channel YouTubenya menjadi salah satu yang paling banyak ditonton di Indonesia, berisi konten komedi, vlog keluarga, hingga video kreatif bersama rekan-rekan sesama kreator. Ia membuktikan bahwa kreator konten "jadul" pun bisa tetap relevan jika terus berinovasi.
Kolaborasi Brand Bersama Raditya Dika
Dengan track record yang sangat kuat dan basis penggemar yang loyal lintas generasi, Raditya Dika menjadi salah satu nama paling diminati brand untuk kolaborasi campaign marketing. Mulai dari brand consumer goods, teknologi, hingga layanan digital — nama Raditya Dika membawa kepercayaan dan engagement yang tinggi.
Tertarik Berkolaborasi dengan Raditya Dika?
ICE adalah platform kreator terpercaya yang mempertemukan brand dengan kreator konten terbaik Indonesia, termasuk Raditya Dika. Lihat profil lengkap Raditya Dika dan mulai diskusi kolaborasi langsung melalui ICE.
👉 Lihat Rate Card Raditya Dika di ICE →
Daftar Film Raditya Dika

Sebagai Sutradara & Penulis
- Marmut Merah Jambu (2014)
- Malam Minggu Miko Movie (2014)
- Single (2015)
- Koala Kumal (2016)
- Hangout (2016)
- The Guys (2017)
- Target (2018)
- Single Part 2 (2019)
- Komedi Kacau (2024)
Sebagai Aktor
- Kambing Jantan (2009)
- Cinta Brontosaurus (2013)
- Cinta dalam Kardus (2013)
- Manusia Setengah Salmon (2013)
- Marmut Merah Jambu (2014)
- Malam Minggu Miko Movie (2014)
- Single (2015)
- Koala Kumal (2016)
- Hangout (2016)
- The Guys (2017)
- Target (2018)
- Single Part 2 (2019)
- Catatan Harian Menantu Sinting (2024)
Daftar Buku Raditya Dika
Raditya Dika dikenal dengan seri bukunya yang selalu menggunakan nama hewan di judul — sebuah branding unik yang langsung mudah dikenali penggemarnya:
- Kambing Jantan
- Cinta Brontosaurus
- Radikus Makankakus
- Babi Ngesot
- Marmut Merah Jambu
- Manusia Setengah Salmon
- Koala Kumal
- Ubur-Ubur Lembur
Penghargaan Raditya Dika
Sepanjang kariernya, Raditya Dika telah meraih berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya:
Indonesian Blog Award & The Online Inspiring Award 2009 Penghargaan yang menjadi titik awal karier profesionalnya di dunia konten digital.
Indonesian Choice Awards 2015
- Movie of the Year – Marmut Merah Jambu
- Digital Persona of the Year
SCTV Awards 2015
- Film Layar Lebar Ngetop – Marmut Merah Jambu
Raditya Dika di Media Sosial
Raditya Dika adalah salah satu kreator yang paling aktif dan konsisten di berbagai platform digital. Dengan jutaan pengikut di YouTube, Instagram, dan TikTok, jangkauan kontennya mencakup berbagai segmen usia — dari Gen Z hingga millennial yang tumbuh bersama tulisan blognya dulu.
Kontennya dikenal dengan pendekatan yang otentik, lucu, dan relatable — kualitas yang membuatnya tetap relevan selama lebih dari dua dekade berkarier di industri hiburan dan konten digital Indonesia.
